Foto Ini Jadi Viral Dan Bikin Merinding, Perhatikan Tangan Wanita Yang Duduk Di Kereta Kencana Ini

 


Foto Ini Jadi Viral dan Bikin Merinding, Perhatikan Tangan Wanita yang Duduk di Kereta Kencana Ini





SURYAMALANG.COM - Jagat maya kerap kali dihebohkan dengan beragam foto yang memiliki unsur keanehan.

Beberapa waktu lalu, heboh penampakan sosok pada foto Presiden Joko Widodo.

Sosok itu muncul pada pantulan meja kaca yang ada di depan Jokowi.

Foto itu langsung ramai diperbincangkan netizen dan ramai diberitakan di berbagai media.

Tak lama, beredar kabar klarifikasi kalau foto tersebut merupakan foto hasil editan.

Pihak editor kurang cermat, sehingga bayangan sosok itu luput dari editannya.

Nah baru-baru ini, foto serupa kembali heboh di jagat maya.

Foto itu memperlihatkan seorang wanita berhijab sedang duduk di kereta kencana.

Dia mengenakan batik dan celana merah juga hijab merah.

Yang aneh pada foto itu, yakni tangan wanita itu tampak ada tiga



Lengan kanannya tampak dia simpang di paha. Kemudian lengan kirinya disimpan di atas lengan kanannya itu.

Namun, ternyata dari bahu ke lengan kiri, tampak dia simpan di dagu dan disandarkan ke kereta kencana tersebut.

Jadi, pada foto itu, si ibu terlihat memiliki tiga lengan sekaligus.


Foto itu pun ramai diposting di media sosial.

Kabarnya, foto itu pertama kali diposting di grup Facebook Reinhard Driple.

Foto itu juga katanya diambil di Pendopo Cianjur, dan wanita itu bernama Teti, seorang guru di SD Karangtengah.

Netizen pun memberikan komentar beragam. Ada yang mengira itu foto merupakan hasil editan.

Namun pemilik akun bersikukuh kalau foto itu asli dan bukan editan, sebab dia sendiri yang memotretnya.

Hmmm kalau menurut kalian gimana guys?



Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Foto Ini Jadi Viral dan Bikin Merinding, Perhatikan Tangan Wanita yang Duduk di Kereta Kencana Ini, https://suryamalang.tribunnews.com/2017/05/08/foto-ini-jadi-viral-dan-bikin-merinding-perhatikan-tangan-wanita-yang-duduk-di-kereta-kencana-ini?page=2.

Editor: Zainuddin